Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rekening Diblokir Karena Tidak Bayar Kartu Kredit

Bank berhak mengambil dana dari rekening tabungan atau memblokir rekening tabungan secara sepihak apabila kartu kredit nasabah yang bersangkutan tidak dibayar sampai kolektibilitas macet. Masalah yang sering terjadi adalah penghasilan nasabah tersebut tidak seberapa, hingga tidak mampu mengalokasikan dana, bahkan untuk pembayaran minimum. Disaat seperti itu, bank tanpa pemberitahuan akan memblokir rekening nasabah yang mungkin saja digunakan untuk menerima gaji. Nasabah tersebut pusing, tidak tahu harus mencari uang dari mana untuk mencukupi kebutuhan bulan berjalan.

Bank Mandiri dan Bank BNI melakukan hal yang sama. Mereka akan memblokir rekening apabila status kartu kredit sudah macet dan nasabah tidak bisa dihubungi, tidak peduli walaupun gaji nasabah tersebut hanya satu juta. Terdengar sangat kejam, tapi begitulah prosedur bank tersebut. Terkesan tidak manusiawi.

hak bank mandiri terkait kartu kredit dan rekening tabungan tertulis di lembar tagihan
Hak Bank Mandiri dituliskan dibagian bawah lembar tagihan untuk melakukan pemblokiran rekening


Curhatan nasabah yang mengalami hal seperti ini bisa dengan mudah ditemukan di media konsumen. atau di media lapor go id 

Apakah Pemegang Kartu Kredit Bisa Mengajukan Keberatan Bila Rekening Diblokir Karena tidak Bayar Kartu Kredit?

Tri Jata Ayu Pramesti S.H menjelaskan hal ini secara hukum, bisa dibaca di hukum online. Kesimpulannya adalah bank memang berhak untuk melakukan pemblokiran rekening pemilik kartu kredit kolektibilitas macet. Beliau menguatkan pernyataan tersebut berdasarkan pasal 12 ayat 1 peraturan bank Indonesia Nomor 2/19/PBI/2000 dan Undang Undang No 8 Tahun 1981 pasal 1 angka 14.

Tetapi Selalu ada Case by Case untuk pemecahan masalah kartu kredit.
Masalah-masalah yang dihadapi oleh pemegang kartu kredit tidak selalu sama. Artinya, bisa saja dua nasabah mengalami nasib yang sama, tetapi salah satu dari mereka bisa mengajukan keberatan.

Misalkan bila terjadi faktor kesalahan dari bank. Berikut ini beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh bank terkait status kartu kredit yang macet:

  1. Kartu kredit tidak pernah diterima oleh pemohon tetapi iuran tahunan terus berjalan, bunga, denda dan lainnya terus berjalan tanpa diketahui oleh pemohon. Atau diketahui oleh pemohon tapi diacuhkan karena merasa tidak pernah menerima kartu kredit tersebut. 
  2. Proses penutupan kartu tidak diproses. Biasanya pemegang kartu sudah meminta penutupan kartu kreditnya dan dijanjikan akan tutup atau diinfokan akan dihubungi lagi. Tetapi ternyata kartu kredit itu tidak ditutup yang berakibat munculnya tagihan baru dari biaya-biaya kartu.
  3. Salah hitung nominal perlunasan. Petugas bank adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Kesalahan ini bisa dilakukan oleh call center, team penutupan kartu atau oleh collection. Biasanya mereka akan menghubungi untuk konfirmasi ulang, tapi nasabah yang sudah memegang informasi awal tidak mau peduli.
  4. Tagihan dari transaksi Fraud. Pemegang kartu tidak pernah melakukan transaksi tapi status kartu kreditnya tiba-tiba sudah macet.


Hal-hal seperti kejadian di atas bisa saja dikonfirmasi langsung kepada bank. Kemungkinan besar pengajuan pembukaan kembali rekening yang diblokir akan disetujui bila kesalahan adalah dari pihak bank. Mereka akan berkata maaf tanpa harus memikirkan resiko, berbeda dengan resiko yang harus ditanggung oleh nasabah bila lupa bayar kartu kredit sehari saja (Tidak ada istilah maaf - kami bukan panti sosial- kata mereka dalam hati)


Bagaimana mengatasi rekening yang diblokir karena tunggakan kartu kredit?
Satu-satunya cara adalah menghubungi call center dan minta disambungkan langsung ke bagian collection. Atau bila call center tidak bisa menyambungkan langsung ke collection karena sistem kerja bank itu masih (kelas bawah) maka mintalah nomor collection kepada call center (minta nomor collection daerah bila ada).

Minta Rescheduling atau keringanan pembayaran kepada SANG COLLECTION. Baca rescheduling


Roy Passenger
Roy Passenger Selamat datang di Kartu Bank! Saya Roy Passenger. Baca Novelku di Google play Book, Yah! Klik Di Sini (Khusus Dewasa)

Iklan