Bagaimana cara menyanggah (Dispute) Transaksi Kartu Kredit

Anda tiba-tiba kaget melihat nominal tagihan kartu kredit yang tiba-tiba membengkak? Kemudian anda lebih kaget lagi setelah membaca rincian transaksi kartu kredit yang terasa aneh.

Sebelumnya coba ingat-ingat lagi apakah anda pernah melakukan transkasi kartu kredit pada tanggal yang sama dan nominal yang sama tetapi beda nama toko?

Karena ada beberapa merchant yang mesin edcnya mengunakan nama perusahaan, sehingga terkadang nama dan kota pada lembar tagihan berbeda.

Atau coba tanyakan angota keluarga yang bisa mengakses kartu anda, siapa tahu ada yang mengunakan. Ini untuk menghindari kerugian yang lebih besar, karena bila hasil dispute menyatakan kalau transaksi adalah murni transaksi Anda maka Transaksi tetap akan ditagihakan + biaya sales draft dan bunga.
Tetapi bila anda sudah yakin kalau transksi tersebut bukan transaksi anda dan kartu kredit ada di tangan Bapak/Ibu. 

Silahkan langsung hubungi call center bank anda dan minta dibuatkan laporan penyangahan transaksi. 

Anda juga boleh menanyakan apakah transaksi yang mau  disanggah dilakukan dengan kartu (di toko fisik) atau tanpa fisik kartu di toko online.

Proses Penyanggahan Transaksi Kartu Kredit

Anda harus mengirimkan surat pernyataan penyangahan transaksi yang berisi, nama, no cc, tanda tangan tanpa materai, dan anda jelaskan maksud dari surat tersebut. Tambahkan foto copy Ktp dan Foto copy Kartu Kredit.
Dokumen untuk penyangahan transaksi kartu kredit adalah sebagai berikut:
  • Surat pernyataan dengan tanda tangan
  • fc ktp
  • fc kartu kredit.
Note: Proses penyangahan transaksi membutuhkan waktu yang cukup lama tergantung jenis penyanggahan anda dan peraturan bank anda. Maka, sebaiknya tanyakan ke costumer service apakah anda harus bayar transaksi yang disanggah atau diabaikan?

Pembayaran transaksi yang disanggah sebenarnya lebih baik. Ingat penyangahan transaksi adalah permohonan bantuan Bank untuk menyelidiki dan mengoreksi transaksi, jadi sifatnya adalah bantuan.

Dalam artian anda bisa kalah/menang. Bila kalah maka semua bunga yang muncul karena anda tidak bayar akan dibebankan kepada anda. Selain itu, anda juga akan dibebankan biaya sales draff (biasanya Rp.30 ribu/transaksi).

Jenis-Jenis penyangahan Transaksi kartu kredit yang biasanya ditolak oleh bank adalah sebagai berikut:
  • Transaksi Tarik Tunai. Sebagian bank akan menolak proses ini karena dipastikan mengunakan cc anda. Semenjak menggunakan CHIP kartu kredit tidak bisa di Cloning lagi. 
  • Transaksi pada kartu kredit yang hilang - (Transaksi yang terjadi setelah kartu anda hilang dan sebelum pelaporan pemblokiran kartu).
  • Transaksi kartu kredit Membership - Ini bisa berupa pendebetan dari asuransi atau tagihan keangotaan anda. Atau penipuan (Beberapa bank langsung menolak tapi ada juga yang menerima laporan anda)

Jenis-Jenis Transaksi kartu kredit yang bisa disanggah adalah sebagai berikut:
  • Double posting transaksi. transaksi kartu kredit hanya sekali tetapi terdebet dua kali.
  • Transaksi kartu kredit aneh yang tidak anda kenali.
  • Transaksi pada kartu kredit yang tidak pernah anda terima.
  • dll
Cara menyanggah transaksi kartu kredit ini, berlaku untuk semua bank termasuk Bank ANZ, bank bca, Bank BNI, bank bri, bank bukopin, Bank Cimb Niaga, bank DBS, Bank Mandiri, Bank Mega, citibank dan bank-bank Lainnya.

0 Response to "Bagaimana cara menyanggah (Dispute) Transaksi Kartu Kredit"