Diteror Debt Collector Kartu Kredit Karena Tagihan Orang Lain

Resiko Emergency contact kartu kredit

Apakah anda pernah mengalami diteror oleh debt collector kartu kredit karena tunggakan kartu kredit yang sebenarnya bukan kartu kredit anda?

Sebenarnya kenapa debt collector menghubungi anda ketika seseorang menunggak pembayaran kartu kreditnya, yang harusnya bukan tanggungjawab anda?

Kemungkinan-nya hanya ada dua.

  • Anda Terdaftar sebagai saudara yang tidak serumah atau emergency contact untuk orang yang menunggak tersebut.
  • Nomor handphone anda secara tidak sengaja salah tulis di sistem bank

Terdaftar sebagai saudara yang tidak serumah

Syarat pengajuan kartu kredit salah satunya adalah mewajibkan calon pemegang kartu kredit untuk menuliskan nama saudara yang tidak serumah, beserta nomor handphone dan alamat lengkapnya - atau disebut emergency contact.

Saat proses verifikasi, emergency contact harus dihubungi oleh pihak analis dan ditanyakan kesediaannya untuk menjadi 'emergency contact' si applicant.

Debt collector akan menghubungi si 'emergency contact' saat pemegang kartu kredit menunggak tagihan dan Sulit untuk dihubungi (Hard To contact).

Jadi, bila pihak debt collector meneror anda karena tagihan yang bukan tanggungjawab anda, hal pertama yang harus anda lakukan adalah konfirmasi kepada sipemegang kartu.

Minta dia untuk membayarkan tagihannya atau mengaktifkan handphone-nya.

Itulah resiko menjadi emergency contact pemegang  kartu kredit.

Jadi jangan terlalu mudah menyetujui untuk menjadi emergency contact seseorang apabila bukan benar-benar saudara.

Kalau hanya teman kerja, mungkin suatu saat dia akan resign dan pindah kota, maka andalah yang akan dikerjar-kejar oleh pihak collection bank, apabila teman anda itu menunggak pembayaran.

Cobalah untuk menghubungi call center bank dan minta supaya  dibuatkan laporan tentang keberatan anda dihubungi terus oleh debt collector.

Sebenarnya, walaupun anda sudah buat laporan, masih ada kemungkinan anda tetap diteror, karena memang begitulah resiko menjadi emergency contact.

Nomor Handphone anda mirip dengan Nomor pemegang kartu yang menunggak

Kasus kedua yang sering terjadi adalah kesalahan penulisan nomor handphone satu digit, dua digit atau bahkan keseluruhan nomor handphone di system kartu kredit orang yang menunggak.

Apabila terjadi kesalahan dan ternyata yang tertulis di system malah nomor handphone anda, maka saat orang tersebut menunggak andalah yang akan diteror oleh debt collector.

Solusi untuk kasus seperti ini cukup mudah, hubungi call center bank tersebut dan infokan kronology yang anda alami, seperti "saya dihubungi terus oleh debt collector bank ini, padahal saya sama sekali tidak punya kartu kredit atau pinjaman apapun di sini" infokan nama lengkap dan tanggal lahir anda dan minta call center mencari data anda, apakah anda terdaftar sebagai nasabah di bank tersebut atau tidak.

Bila pencarian Nihil, minta dibuatkan laporan penghapusan nomor handphone anda dari kartu kredit orang tersebut.

Kasus penagihan tagihan kartu kredit yang salah alamat sering juga terjadi. Misalkan lembar tagihan kartu kredit seseorang yang dikirimkan ke rumah atau kantor kita. Anda hanya bisa mengoreksi hal tersebut dengan menghubungi call center bank penerbit kartu kredit terkait.

Nah, itu dia 2 kemungkinan kenapa debt collector kartu kredit menghubungi anda untuk tagihan yang bukan tanggungjawab anda.







0 Response to "Diteror Debt Collector Kartu Kredit Karena Tagihan Orang Lain"