Biaya Tambahan Transaksi dengan Kartu Kredit Di Luar Negeri

Ketentuan tentang penambahan biaya atau subcharge untuk transaksi yang mengunakan kartu kredit di Luar negeri dan juga di Indonesia


Biasanya Tergantung dari peraturan Bank, Untuk rentang biaya tambahan transaksi di luar negeri sekitar 1% - 3% dari Total nominal Transaksi. Biaya tambahan ini sebenarnya bukan menjadi keuntungan untuk pihak Bank. Tetapi biaya tambahan  biasanya digunakan sebagai biaya administrasi untuk perawatan mesin EDC dan Untuk biaya Late settlement.

Apa itu Biaya settlement?

Settlement adalah proses pembayaran atau pelaporan yang dilakukan oleh penerbit mesin EDC yang digunakan ke pihak penerbit kartu kredit. Sementara biaya yang ditagihkan adalah untuk menghindari kerugian bila terjadi keterlambatan proses Settlement.

Kenapa Merchant yang di Indonesia terkadang menagihkan biaya Tambahan atau Subcharge?

Sebenarnya Pihak merchant di Indonesia tidak boleh menambahkan Subcharge lagi. Tetapi terkadang hal ini juga menjadi perhatian untuk bank dan memakluminya. Karena yang terjadi adalah sama seperti ketika transaksi di Luar negeri. Untuk biaya tambahan yang ditagihkan oleh mercahnt indonesia adalah biaya Perawatan mesin EDC dan biaya keterlambatan Proses settlement.

Bagaimana Menyikapi penagihan biaya tambahan oleh bank?

Jalan satu-satunya adalah mencari toko yang menjual produk yang sama dan tidak mengenakan atau menagihkan biaya tambahan terutama untuk merchant yang ada di Indonesia. 

Untuk Transaksi Di luar negeri, sebaiknya tanyakan merchant terlebih dahulu apakah ada biaya tambahan atau tidak. selain untuk memperhitungkan kecukupan limit kartu kredit anda, hal ini mungkin juga akan membantu untuk pertimbangan mencari merchant yang lain. 

0 Response to "Biaya Tambahan Transaksi dengan Kartu Kredit Di Luar Negeri"