Cinta Rupiah Dengan memperioritaskan Transaksi menggunakan Mata Uang Rupiah pada Kartu Kredit

"Cinta Rupiah adalah Bangga pada Rupiah.
Bangga menggunakan Rupiah dan bangga telah bekerja keras untuk mengumpulkannya. 
Cinta Rupiah adalah memperlakukan Rupiah Tunai dengan baik, menjaganya tetap utuh, rapi dan bersih. 
Walaupun nilainya tetap sama setelah lusuh namun bagiku, Rupiahku harus tetap bersih. 
Cinta Rupiah adalah menggenal dan menggunakan bentuk Nontunai-nya sebagai alat pembayaran yang sah, Mematuhi syarat dan ketentuannya dan menjaga kerahasiaan data-data kartunya."



www.kartubank.com
Bangga menggunakan Rupiah (src: Bank Indonesia)


Jadikan Rupiah Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Miris, adalah satu kata yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi penggunaan mata Uang asing di Bali beberapa Tahun terakhir ini. Ternyata, Penggunaan dolar di Bali masih cukup tinggi. Banyak Pengusaha yang masih menggunakan dollar sebagai alat pembayaran dengan alasan untuk mempermudah si konsumen. Bagaimanapun, juga hal ini tidak bisa dibiarkan terus berlanjut karena akan semakin berpenggaruh terhadap nilai tukar Rupiah. Untung saja, Bank Indonesia beberapa tahun terakhir telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir penggunaan mata Uang asing di Pulau Dewata itu. 

Alasan penggunaan dollar di dalam negeri yang sifatnya untuk mempermudah transaksi sanggat tidak bisa diterima akal. Bayangkan bila kita yang berkunjung ke Amerika bahkan ke Singapura, pasti sampai jungkir balik-pun mereka tidak akan menerima rupiah sebagai alat pembayaran. Lantas, mengapa di negara sendiri,  kita tidak  bisa tegas? 

Teringat dengan sebuah tulisan pelancong yang melakukan perjalanan ke perbatasan Timor Leste dengan Indonesia. Tahukan anda? pedagang-pedagang Timor Leste di perbatasan tersebut bahkan masih menggunakan Rupiah. Mereka yang adalah mantan warga Indonesia masih mencintai Rupiah, walaupun pemerintahan di sana sudah menetapkan dollar sebagai mata uang yang sah.

Rupiah adalah Jati Diri bangsa, sama halnya dengan Bahasa. Bila wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia bisa berbahasa Indonesia, itu sanggat membanggakan. Demikian pula seharusnya dengan Rupiah.


Mari cintai Rupiah Nontunai pada kartu kredit anda! 

Apakah Rupiah adalah Uang tunai saja? Bukan, Saldo kredit  pada kartu kredit adalah Rupiah Juga. Masih ingat dengan salah satu gerakan dari Bank Indonesia yang disingkat GNNT atau Gerakan Nasional Nontunai? Dalam hal ini, kartu kredit adalah salah satu alat pembayaran yang dimaksudkan dalam gerakan tersebut, yang artinya dengan menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran sudah merupakan salah satu wujud kecintaan anda pada Rupiah. 


Hal Apa saja yang bisa dilakukan sebagai bentuk cinta pada Rupiah dengan kartu kredit?

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan kecintaan pada Rupiah dan yang paling utama dari semua hal tersebut adalah dengan mencintai produk-produk dalam negeri, mencintai paket wisata dalam negeri dan mengutamakan investasi, tabungan serta asuransi dalam negeri yang menggunakan mata uang Rupiah.


Memperioritaskan transaksi produk dalam negeri

Sebenarnya ada banyak keuntungan bila memperioritaskan transaksi di dalam negeri dibandingkan dengan transaksi di luar negeri dengan menggunakan mata uang asing. 
  • Pertama, transaksi di luar negeri biasanya akan lebih mahal karena akan dikenakan biaya tambahan sebesar 1% dari harga produk bila menggunakan kartu kredit. 
  • Kedua, memperioritaskan transaksi di dalam negeri berarti membantu perekonomian atau pelaku bisnis di dalam negeri yang berdampak pada kemungkinan peningkatan ketersediaan lowongan pekerjaan. 
  • Ketiga, Memperioritaskan transaksi di dalam negeri akan berpengaruh kepada nilai tukar rupiah yang sejajar dengan perkembangan dunia usaha dalam negeri.

www.kartubank.com
Promosikan Indonesia berarti Mempromosikan Rupiah Juga. (src: Halal Life style)

Memperioritaskan tempat wisata dalam negeri

Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam dan budaya yang begitu indah. Destinasi wisata alamnya tidak kalah dari negara-negara luar. Kekayaan destinasi wisata kebudayaannya sudah tersiar ke seluruh penjuru dunia. Serasa, tidak ada lagi yang kurang untuk bisa menengkan diri pada masa liburan. Mari cintai Rupiah lebih lagi dengan memperioritaskan Paket wisata dalam negeri terlebih dahulu. 


Memperioritaskan  investasi, tabungan serta asuransi dalam bentuk Rupiah

Produk atau program perbankan atau produk-produk yang berhubungan dengan finansial hasil karya bangsa Indonesia sudah sangat layak menjadi pilihan utama. Bila, produk atau Program perbankan dalam negeri sudah sangat baik, kenapa harus memilih produk atau program perbankan dengan mata uang asing. Mari Cintai Rupiah dengan mengutamakan produk atau program perbankan, asuransi, investasi dalam bentuk mata uang Rupiah.

Mengatur penggunaan kartu kredit

Apa yang dimaksud dengan mengatur penggunaan kartu kredit? Dan apa hubungan-nya dengan bentuk kecintaan pada Rupiah? Tentu saja, dengan mengatur penggunaan kartu kredit  berarti memperdulikan nilai uang sekecil apapun yang dimiliki dan hal itu merupakan satu bentuk kecintaan pada Rupiah.


Mengikuti syarat dan ketentuan penggunaan kartu kredit

Mengikuti atau melakukan syarat dan ketentuan penggunaan kartu kredit seperti melakukan pembayaran tepat waktu, menjaga penggunaan kartu kredit tidak sampai melewati batas limit, mematuhi dan mengikuti prosedur-prosedur dari masing-masing penerbit kartu kredit adalah juga bagian dari bentuk kepedulian terhadap nilai mata uang Rupiah. 


Menjaga kerahasiaan data kartu kredit

Antisipasi penyalahgunaan data kartu kredit adalah tanggung jawab pemegang kartu kredit. Kebanyakan penyalahgunaan kartu kredit yang terjadi di Indonesia adalah karena bentuk ketidak-tahuaan akan pentingnya menjaga data kartu kredit tetap rahasia. Kasus fraud atau penyalahgunaan kartu kredit di Indonesia akan berpengaruh terhadap nilai rupiah, semakin sedikit kasus fraud yang terjadi pada perusahaan perbankan maka semakin berkembang perusahaan perbankan di Indonesia. 

Selain poin-poin yang sudah dituliskan di atas, masih ada banyak hal-hal yang bisa dilakukan sebagai bentuk kecintaan pada Rupiah Berbentuk Nontunai. Hal-hal yang mungkin berlaku pada pribadi lepas pribadi sesuai status sosial dan pekerjaan masing-masing pemilik kartu kredit. Dan hal-hal tersebut pasti sudah terpikirkan, Mari memilih untuk mencintai Rupiah berbentuk Nontunai lebih lagi dengan cara menjaga kepercayaan dunia terhadap perkembangan Nilai dari Rupiah Nontunai itu sendiri.