Sepuluh Provinsi Di Indonesia dengan Tingkat pengangguran Tertinggi dan Terendah

Panduan Kartu Kredit Cerdas
Data Statistik Persentasi Pengangguran

Berhubungan dengan Tema Demo Buruh pada tanggal 1 Mei 2016 Kemarin, Hari ini Blog akan meninggalkan topik bahasan seputar kartu kredit dan Bank. 

Hari ini, Panduan Kartu kredit dan Kartu Bank tertarik menganalisis sedikit informasi mengenai data pengangguran di Indonesia. Dari data yang penulis dapatkan bawah tingkat pengangguran di Indonesia meningkat dari bulan Februari 2015 sampai data terakhir yang BPS (Badan Pusat Statistik) kumpulkan pada Bulan Agustus 2015.

Sepuluh Provinsi di Indonesia dengan persentasi pengangguran paling tinggi menurut Badan Pusat Statistik

Dibawah ini adalah sepuluh provinsi dengan persentasi pengangguran tertinggi. Data ini adalah berdasarkan bagan atau statistik yang diumukan oleh Bandan Pusat Statistik (BPS)di website resmi mereka. Dalam data yang mereka tampilkan, menunjukkan data yang diupdate dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus setiap tahunnya.

Aceh 
Angka persentasi pengangguran di Provinsi Aceh naik Turun setiap Tahun, Data yang diumumkan oleh BPS menunjukkan bawah dalam lima tahun terakhir persentasi penganguran terbesar di provinsi aceh adalah pada updaten Agustus tahun 2013 dimana pesentasi pengangguran menembus angka 10.12%. Pada bulan Februari tahun 2014 terdapat penurunan drastis yaitu ke angka persentasi 6.75%. Tetapi angka persentasi penganguran kembali naik pada bulan Agustus tahun 2014 dengan persentasi 9.02% . Data terakhir yang ditunjukan oleh BPS adalah pengumuman pada bulan Agustus tahun 2015 untuk persentasi penganguran di Provinsi aceh mencapai angka 9.93%.

Maluku
Sebelum tahun 2001, Maluku adalah provinsi dengan tingkat penganguran yang sangat rendah. Tetapi pada Laporan tahun 2001 tingkat pengangguran di Maluku meloncat dengan sangat tajam ke angka 11.28%, angka tersebut terus naik hingga tahun 2005 menembus angka 15.76%.  Kemudian menurun dan sampai saat ini terus menurun, menurut data BPS pada bulan Agustus tahun 2015 angka persentasi pengangguran di provonsi maluku menurun hingga menyamai angka pengangguran di provinsi Aceh yaitu 9.93%.

Banten
Banten adalah provinsi yang dari Tahun 2008 lalu menduduki peringkat tertinggi tetapi membaik dan membaik hingga saat ini sudah dibawah persentasi pengangguran provinsi Aceh dan Maluku. Tahun 2008 adalah tahun terburuk untuk tenaga kerja provinsi Banten, dimana angka persentasi pengganguran pada saat itu mencapai angka 18.91%. Kemudian, persentasi itu tetap menurun sepanjang tahun, hingga pada data BPS Agustus tahun 2015 menunjukkan angka persentasi pengganguran di Provinsi banten sudah di angka 9.55%.

Sulawesi Utara
Pada Tahun 2001, sama seperti Provinsi Maluku persentasi pengangguran di Provinsi Sulawesi Utara meningkat tajam. Dan sejarah terburuk bagi tenaga kerja di provinsi Sulawesi Utara adalah pada tahun 2005, dimana persentasi pengangguran meningkat ke angka 14.05%. Untuk data terakhir pada bulan Agustus 2015,persentasi pengangguran di Provinsi Sulawesi Utara sudah di angka 9.03%.

Jawa Barat
Tidak bisa dipungkiri kalau Jawa Barat yang Notabene adalah tempat bersarangnya pabrik-pabrik besar masuk dalam lima besar angka persentasi pengangguran di Indonesia, hal ini dimungkinkan karena banyaknya pendatang pada Provinsi ini. Menurut data dari BPS pada bulan Agustus tahun 2015 persentasi pengangguran di Peovinsi Jawa Barat adalah di angka 8.72%.

Papua Barat 
Persentasi angka pengangguran di Papua Barat pada bulan Agustus 2015 adalah 8.08%

Provinsi Riau
Pada Data BPS Agustus tahun 2015 menunjukkan persentasi pengangguran di Provinsi Riau sebesar 7.83%

Kalimantan Timur 
Dengan angka persentasi 7.50%

DKI Jakarta 
Dengan angka persentasi 7.23%

Sumatera Barat
Dengan angka persentasi 6.89%

5 Provinsi dengan tingkat persentasi pengangguran terkecil di Indonesia
  1. Bali 1.99%
  2. Sulawesi Barat 3.35%
  3. Nusa Tenggara Timur 3.83%
  4. Papua 3.99%
  5. DI Yokyakarta 4.07%



0 Response to "Sepuluh Provinsi Di Indonesia dengan Tingkat pengangguran Tertinggi dan Terendah"